Thursday, September 26, 2019

Ini Lho Bahaya Rokok Elektrik Bagi Kesehatan Tubuh yang Harus Diketahui


Rokok termasuk sebagai tema pembicaraan yang tidak pernah selesai diperdebatkan. Kondisi ini diakibatkan oleh dampak negatif yang bisa merusak badan. Sedangkan disisi lain, bea cukai rokok mempunyai nilai fantastis untuk negara. Semakin tidak terkendali ketika mayoritas masyarakat sudah berada di posisi kecanduan dengannya. Tidak berhenti disini, sekarang rokok mempunyai bentuk lain yang digadang-gadang lebih aman. Padahal sebenarnya bahaya rokok elektrik tetap membahayakan kesehatan.

Rokok elektrik adalah inovasi rokok konvensional yang memiliki bentuk lebih modern. Mulai dikembangkan tahun 2003 oleh SBT Co Ltd. Rokok jenis ini dikabarkan sebagai tipe yang lebih ramah lingkungan karena tidak berbau. Keunggulan lainnya ialah lebih hemat karena bisa diisi ulang. Perbedaan paling kentara yang bisa terlihat dia tidak menggunakan tembakau. Jadi, hanya menggunakan cairan kemudian dipanaskan oleh baterai.

Inilah alasan kenapa rokok vape dibilang lebih aman untuk para penggunanya. Namun, keberadaannya masih kontroversi. Bukan tanpa alasan karena di beberapa negara jenis rokok elektrik sebut sebagai barang ilegal. Sedangkan di Indonesia sendiri pemerintah lewat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BOM) menyatakan bahwa produk tersebut tidak aman untuk dikonsumsi.

Sedangkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO memberi saran untuk tidak mengedarkan berbagai jenis rokok vape. Disinyalir kandungan nikotin dalam rokok ini lebih berbahaya karena mengandung berbagai jenis elemen. Tidak heran jika kemudian banyak negara yang tidak memberikan izin edarnya. Bahaya rokok elektrik sama halnya dengan rokok konvensional. Jadi, ketika Anda ingin hidup sehat. Ada baiknya segera memulai untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Berikut beberapa dampak negatif rokok:

  1. Menimbulkan penyakit paru-paru yang dihasilkan oleh bahan kimia yang dijadikan sebagai bahan menganti tembakau. Baik vape dan rokok konvensional sama-sama merugikan. Ketika Anda menyatakan bahwa menginginkan sehat maka sudah saatnya untuk menghentikan ketergantungan rokok.
  2. Gagal jantung yang didukung oleh konsumsi nikotin secara berlebihan. Meskipun disebut sebagai jenis rokok modern yang lebih ramah lingkungan. Kenyataanya tes laboratorium FDA menemukan fakta bahwa rokok elektrik mengandung lebih banyak nikotin.
  3. Melemahnya sistem imun tubuh yang disebabkan oleh menurunnya aktivitas gen. Kondisi ini didasarkan oleh uap vape yang secara tidak langsung masuk dalam tubuh. Ketika tubuh sudah mulai kehilangan sistem imun maka berbagai penyakit mudah masuk ke badan.
  4. Kepala pusing secara berlebih. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kandungan berbagai bahan kimia. Misalnya saja, Formaldehid yang digunakan untuk mengawetkan jenazah. Efek samping jangka panjang berujung pada komplikasi penyakit.
  5. Penyakit kronis pada pernafasan. Contoh, pneumonia lipoid yang dipicu oleh peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh minyak gliserin yang terkandung dalam rokok vape.
Anda mempunyai pilihan untuk hidup bahagia dengan tubuh sehat. Namun, disisi lain terkadang tanpa disadari manusia memilih cara yang keliru untuk mencapai kesehatan tersebut. Misalnya saja, sering minum alkohol karena merasa ketika tidak minum badan merasa tidak enak. Contoh lain, kebiasaan merokok setelah makan yang membuat sebagian laki-laki kecanduan. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan rokok jenis baru bermunculan.

Produk-produk tersebut tidak ada bedanya. Begitu pula dengan rokok vape yang tidak kalah mengancam kesehatan tubuh. Bahaya rokok elektrik tidak hanya berdampak buruk untuk kehidupan diri sendiri. Melainkan juga akan melibatkan orang-orang yang berada disekitar Anda. Gaya hidup sehat tidak pernah merugikan Anda. Bagaimanapun sehat menjadi kunci hidup bahagia.

0 comments:

Post a Comment